Aku duduk bersandar di ujung kamar yang beralaskan kasur tipis dengan balutan kain kuning penutup kasur. Aku menyendiri memandangi sekeliling kamar mungilku ini, tertata cukup apik, namun tidak terkesan sangat rapi. Saat aku mulai menyapukan pandanganku ke sekeliling kamar, mataku tertuju pada sebuah kemeja yang menggantung di sudut yang lain, kemeja dengan motif kotak-kotak yang mendominasi, kemeja itu berwarna coklat muda dengan kancing coklat tua yang menghiasi di tengah kemeja. Kemeja tersebut tergantung cukup rapi, namun sisi rapi tersebut tak nampak karena terhalang oleh jaket yang memiliki warna senada dengan kancing kemeja tersebut. Kemeja coklat tersebut tergantung pada sebuah gantungann baju hitam dengan aksen yang cukup unik, yang menurutku memiliki sisi seni pada aksen tersebut. Sembari aku memandangi dan mengamati kemeja itu dengan seksama, perlahan aku teringat mengenai siapa pemilik kemeja tersebut, aku mulai teringat mengenai kenangan yang pernah ia dan aku lewati bersama. Pemilik kemeja tersebut adalah Marco, laki-laki yang pernah mengisi kehidupanku. Aku masih ingat betul bagaimana ia menghabiskan sore bersamaku, kami seringkali berkeliling kompleks kecil kami, untuk menjalin relasi baik dengan tetangga dan menikmati waktu senggang yang ada. Memang saat kami berkeliling Marco lebih sering mengenakan kaos sporty dipadu celana pendek berwarna senada, kami seringkali berkeliling sembari membicarakan kejadian-kejadian yang kami alami di kelas hari itu. Aku dan Marco selalu mengakhiri sesi jalan sore kami di sebuah taman di tengah kompleks, kami sering memesan seporsi bakso lengkap dengan es degan yang tersedia. Bergurau bersama dan menjadikan setiap sore kami menjadi begitu berwarna. Saat sang fajar telah kembali ke peraduan, kami kemudian berjalan beriringan menuju Masjid Baiturrahman untuk menunaikan Shalat Maghrib, itulah rutinitas harian kami.
Namun sore itu nampak berbeda, Marco menemuiku dengan mengenakan kemeja coklat dipadu celana jeans berwarna biru tua. Aku sedikit heran dengan apa yang Marco kenakan, hanya saja saat itu aku berfikiran mungkin Marco sepulang bimbingan belum sempat berganti baju untuk menemuiku. Kami kemudian menjalani sore kami seperti biasa, berceloteh mengenai guru yang mengajar kami pagi itu, membicarakan beberapa gadget baru ditemani semangkuk mie ayam dan es jeruk manis, sederhana namun bermakna. Adzan berkumandang, kami melangkahkan kaki kami untuk menunaikan perintah-Nya dan kemudian kami pulang ke rumah kami masing-masing.
Tiga tahun berselang, aku dan Marco terpisah, ia saat ini sedang menempuh pendidikan di sebuah universitas negeri di ujung barat pulau jawa, sedangkan aku menempuh pendidikan di ujung lainnya. Aku tidak memiliki akses untuk mengontaknya kembali, terakhir kali, ia hanya menghubungiku melalui sebuah paket yang berisi kemeja coklat itu dan selembar kartu pos yang berbunyi “hai, sudah berapa lama kita tidak bertemu? Kamu masih ingat aku kan? Jangan kangen ya, aku disini baik-baik saja kok. Tunggu aku pulang dengan gelar sarjana enam bulan lagi ya! Kamu apa kabar? Gausah sok nyariin aku deh, aku ga kemana-mana kok cuma pergi bentar aja, bentar lagi juga balik.” Dan hari ini, tepat enam bulan setelah aku menerima paket tersebut, namun aku belum juga mendapat kabar mengenai sahabatku yang satu ini. Sampai lima menit kemudian, aku mendengar suara ketukan pintu “tok..tok..tok..”
Selasa, 07 April 2015
Kamis, 05 Maret 2015
Hamparan tak berujung
Aku ingat, saat kita pertama kali berjumpa. tugas itu yang mempertemukan kita.
aku ingat, bagaimana percakapan singkat kita bermula, antara junior-senior; tak ada beda.
aku ingat, bagaimana kita tertawa bersama saat dulu kala;sebelum semuanya muncul perlahan.
ya. aku adalah serpihan dari masa lalumu.
ingatkah kau? saat kita bertutur kata ringan dalam pesan singkat yang kuakhiri dengan pesan, "sekolah dek, sekolah"
ingatkah kau? saat kita terpaksa harus mengerjakan kewajiban kita berdua dikarenakan sang ketua tengah dalam kondisi tak memungkinkan.
tugas sederhana itu mempertemukan kita. siapa sangka sejengkal demi sejengkal percakapan kita berujung pada percakapan-percakapan hingga pagi menyapa.
apakah kamu masih mengingat bagaimana kekesalanmu yang tak dapat kau tutupi karena aku yang berkali-kali salah mengirimkan format pesan singkat yang hendak kau kirimkan kepada yang lain? ah. mungkin kamu telah lupa.
berbagai pesan singkat itu menghantarkan kita pada perasaan yang sama.
namun apa daya, kala itu kau bersamanya.
aku hendak mundur perlahan, karena kutahu, kau miliknya.
namun apadaya, kau mencengkeramku lebih kuat, seakan mengungkapkan "jangan pergi, tunggulah sejenak. aku akan menuntaskan ini perlahan"
dua minggu kau berikanku jangka waktu untuk menunggumu.
.
.
.
.
siapa sangka? kau menepati janjimu, tak butuh waktu dua minggu, kau lebih memilihku daripadanya.
sedikit bisa bernafas lega, kita bersama walau tanpa ikatan pasti.
12 februari entah mengapa aku menyelidikimu melalui akun facebookmu, siapa sangka, kau berulang tahun keesokan harinya.
aku hanya menggodamu dengan berkata "minta kado apa?" permintaanmu sederhana, "keluar yuk besok sama aku"
jam berselang, kau dan aku bertemu,menyusuri jalanan pagi berdua.
siapa sangka, semenjak itu kata aku dan kamu pun membaur menjadi kita.
semenjak saat itu, kita semakin mengerti satu sama lain. mencoba memahami diri kita masing-masing
waktu berlalu, kita menjalaninya berdua. sampai suatu ketika merekapun tau, padahal kita tidak pernah mengungkapnya.
satu demi satu.
satu tahun berselang, hubungan kita semakin rumit. entah mengapa, mungkin tatkala diriku perlahan mulai menemukan kebenarannya, sayang.
hingga titik jenuhmu pun tiba.
aku merasa ada yang aneh dari dirimu saat kita berjumpa, aku merasakan hawa yang berbeda.
satu demi satu kebenaran terungkap. kau pergi dengannya bukan?
saat aku mencoba mengkorfirmasikan denganmu, kau hanya berkata "aku cuma temenan sm dia, pas km marah sm aku"
okelah memang ini salahku.
perlahan aku mulai sadar, bahwa ada yang lain diluar aku.
kucoba menelisik lebih dalam, benar saja. kamu pergi dengannya, berdua saja.
iya dengan dia, temanku sendiri. setega itukah kamu?
padahal kamu sendiripun mengerti, ada doa dalam hadiah yang kuberi saat usiamu menginjak 17 tahun...
....semoga tiap detik jam ini bergerak, akan selalu ada aku didalamnya, aku sayang kamu."....
siapa sangka, saat ini jam itu masih berputar, tanpa ada aku.
bahkan saat ini aku tahu, telah ada yang lain yang mengisi setiap detikmu.
mungkin aku yang terlalu bodoh, membiarkanmu pergi dariku karena tingkahku.
namun tahukah kamu ? aku jauh lebih menyayangimu.
karena aku tahu "aku tidak membiarkan orang yang aku sayang terbakar api neraka kelak karenaku"
aku tahu jalan yang kita tempuh salah, sehingga aku membiarkanmu pergi, agar kau tak tersentuh panasnya neraka.
dan satuhal, cinta akan tahu kemana dia akan pulang, sayang.
aku ingat, bagaimana percakapan singkat kita bermula, antara junior-senior; tak ada beda.
aku ingat, bagaimana kita tertawa bersama saat dulu kala;sebelum semuanya muncul perlahan.
ya. aku adalah serpihan dari masa lalumu.
ingatkah kau? saat kita bertutur kata ringan dalam pesan singkat yang kuakhiri dengan pesan, "sekolah dek, sekolah"
ingatkah kau? saat kita terpaksa harus mengerjakan kewajiban kita berdua dikarenakan sang ketua tengah dalam kondisi tak memungkinkan.
tugas sederhana itu mempertemukan kita. siapa sangka sejengkal demi sejengkal percakapan kita berujung pada percakapan-percakapan hingga pagi menyapa.
apakah kamu masih mengingat bagaimana kekesalanmu yang tak dapat kau tutupi karena aku yang berkali-kali salah mengirimkan format pesan singkat yang hendak kau kirimkan kepada yang lain? ah. mungkin kamu telah lupa.
berbagai pesan singkat itu menghantarkan kita pada perasaan yang sama.
namun apa daya, kala itu kau bersamanya.
aku hendak mundur perlahan, karena kutahu, kau miliknya.
namun apadaya, kau mencengkeramku lebih kuat, seakan mengungkapkan "jangan pergi, tunggulah sejenak. aku akan menuntaskan ini perlahan"
dua minggu kau berikanku jangka waktu untuk menunggumu.
.
.
.
.
siapa sangka? kau menepati janjimu, tak butuh waktu dua minggu, kau lebih memilihku daripadanya.
sedikit bisa bernafas lega, kita bersama walau tanpa ikatan pasti.
12 februari entah mengapa aku menyelidikimu melalui akun facebookmu, siapa sangka, kau berulang tahun keesokan harinya.
aku hanya menggodamu dengan berkata "minta kado apa?" permintaanmu sederhana, "keluar yuk besok sama aku"
jam berselang, kau dan aku bertemu,menyusuri jalanan pagi berdua.
siapa sangka, semenjak itu kata aku dan kamu pun membaur menjadi kita.
semenjak saat itu, kita semakin mengerti satu sama lain. mencoba memahami diri kita masing-masing
waktu berlalu, kita menjalaninya berdua. sampai suatu ketika merekapun tau, padahal kita tidak pernah mengungkapnya.
satu demi satu.
satu tahun berselang, hubungan kita semakin rumit. entah mengapa, mungkin tatkala diriku perlahan mulai menemukan kebenarannya, sayang.
hingga titik jenuhmu pun tiba.
aku merasa ada yang aneh dari dirimu saat kita berjumpa, aku merasakan hawa yang berbeda.
satu demi satu kebenaran terungkap. kau pergi dengannya bukan?
saat aku mencoba mengkorfirmasikan denganmu, kau hanya berkata "aku cuma temenan sm dia, pas km marah sm aku"
okelah memang ini salahku.
perlahan aku mulai sadar, bahwa ada yang lain diluar aku.
kucoba menelisik lebih dalam, benar saja. kamu pergi dengannya, berdua saja.
iya dengan dia, temanku sendiri. setega itukah kamu?
padahal kamu sendiripun mengerti, ada doa dalam hadiah yang kuberi saat usiamu menginjak 17 tahun...
....semoga tiap detik jam ini bergerak, akan selalu ada aku didalamnya, aku sayang kamu."....
siapa sangka, saat ini jam itu masih berputar, tanpa ada aku.
bahkan saat ini aku tahu, telah ada yang lain yang mengisi setiap detikmu.
mungkin aku yang terlalu bodoh, membiarkanmu pergi dariku karena tingkahku.
namun tahukah kamu ? aku jauh lebih menyayangimu.
karena aku tahu "aku tidak membiarkan orang yang aku sayang terbakar api neraka kelak karenaku"
aku tahu jalan yang kita tempuh salah, sehingga aku membiarkanmu pergi, agar kau tak tersentuh panasnya neraka.
dan satuhal, cinta akan tahu kemana dia akan pulang, sayang.
Senin, 02 Maret 2015
Tulisan Tangan Tak Bertuan
Aku terbangun dari ketidaksadaran sejenakku. lamaunan itu mengingatkanku akan arti dari kehidupan ini sesungguhnya.
Aku adalah sebuah huruf yang tergabung dalam kelompok kecil kata yang juga menjadi satu dalam rangkaian kalimat panjang.
aku sedang mengukir hidupku, dalam alunan tiap kata yang terpadu rapi seolah tak berujung, namun aku tahu, kelak aku akan berakhir pada titik.
Aku telah menyusuri hidup selama berpuluh kilo jauhnya dari awal paragrafku berasal. Namun aku tak tahu dimana aku akan berhenti, dan kapan itu akan terjadi.
aku sendiri tidak mengetahui dimana posisiku saat ini, apakah aku sedang berada diawal paragraf? yang berarti bahwa masih ada berjuta huruf bahkan angka yang akan kutemui? atau aku telah berada di tengah paragraf? atau justru, aku sedang ada dalam ujung paragraf? yang bermakna taklama lagi aku akan menemui titik akhirku?
sejauh ini, aku telah menemui mereka, serangkaian kata yang akan selalu ada bersamaku.
ya, kami adalah kedua puluh sembilan huruf yang terangkai dalam kata yang indah. Namun, saat ini kami terpencar, untuk mencapai apa yang kami cita-citakan.
tapi kami yakin, suatu saat akan bertemu kembali. kami yakin kami adalah serangkaian huruf tak terpisahkan, kami hanya terjegal oleh koma, bukan titik.
kami harap kami menjadi serangkaian paragraf yang berujung manis.
salam hangat,
aku yang mengasihimu.
Aku adalah sebuah huruf yang tergabung dalam kelompok kecil kata yang juga menjadi satu dalam rangkaian kalimat panjang.
aku sedang mengukir hidupku, dalam alunan tiap kata yang terpadu rapi seolah tak berujung, namun aku tahu, kelak aku akan berakhir pada titik.
Aku telah menyusuri hidup selama berpuluh kilo jauhnya dari awal paragrafku berasal. Namun aku tak tahu dimana aku akan berhenti, dan kapan itu akan terjadi.
aku sendiri tidak mengetahui dimana posisiku saat ini, apakah aku sedang berada diawal paragraf? yang berarti bahwa masih ada berjuta huruf bahkan angka yang akan kutemui? atau aku telah berada di tengah paragraf? atau justru, aku sedang ada dalam ujung paragraf? yang bermakna taklama lagi aku akan menemui titik akhirku?
sejauh ini, aku telah menemui mereka, serangkaian kata yang akan selalu ada bersamaku.
ya, kami adalah kedua puluh sembilan huruf yang terangkai dalam kata yang indah. Namun, saat ini kami terpencar, untuk mencapai apa yang kami cita-citakan.
tapi kami yakin, suatu saat akan bertemu kembali. kami yakin kami adalah serangkaian huruf tak terpisahkan, kami hanya terjegal oleh koma, bukan titik.
kami harap kami menjadi serangkaian paragraf yang berujung manis.
salam hangat,
aku yang mengasihimu.
CARA MENGELUARKAN SIMTRAY IDEVICE YANG NYANGKUT. Tidak mau keluar
Jadi ceritanya.... sim tray ipadku nyangkut.
penyebabnya aku motong micro sim gak make alat, tapi make gunting.
awalnya sih emang susah masuk tapi aku paksa. eh keterusan kan gatau kalo setelah beberapa hari berniat untuk mengganti sim card gamau keluar..
panik iya, jelas. lha gmn ga panik setelah aku coba browsing make keyword apapun berujung pada kecewaaaa. hanya ada satu video yang membantu:
https://www.youtube.com/watch?v=0aogIE_5s2M . tapi terkendala adanya alat yang digunakan. aku gapunya-_- yakali kan sedih ya udah nemu tapi gabisa.......
trus searching sana sini dibilang apple sendiri gatau gmn cara neg fix in ini kan... YAKALI coba deh yang bikin aja gatau cara ngatasinnya-_-
trus ada yang bilang bisa dimasukin iBox biaya service 150rb, penggantian simtray 300rb. mahal banget kan ya untuk ukuran simtray sekecil itu. yakan apple for premium user.
ada lagi yang bilang meskipun taruh service, service an gabakal buka itu ipad. jadi untuk software masih bisa diatasi di indo. tapi buat hardware harus kirim ke singapore. kebayang kan gmn ribet dan lamanya?
ada yang bilang meskipun send ke SG bakal diganti baru ipadnya.... masalah sekecil ini berdampak sangat besar-_-
eh tp ga segampang itu, ada yang bilang diganti ipad baru dengan menukar biaya 3/4nya. yaa itung2 beli baru kan jadinya...
trus tadi setelah ikhtiar berdoa dan tawakal. alhamdulilllah bisa keluar itu simcard. caranya?
1. make mika, coba masukin mika laminatingan di bagian simtray waktu abis push make clip kertas. kan abis di push dia agak keluar gitu kan simtraynya....
2. setelah agak keluar coba di cukit pelan-pelan make jarum, pelan2 aja jangan sampe kegores banyak. nah dengan sedikit doa bisa keluar kok simtraynya... selamat mencoba! semoga berhasil hehehehe
penyebabnya aku motong micro sim gak make alat, tapi make gunting.
awalnya sih emang susah masuk tapi aku paksa. eh keterusan kan gatau kalo setelah beberapa hari berniat untuk mengganti sim card gamau keluar..
panik iya, jelas. lha gmn ga panik setelah aku coba browsing make keyword apapun berujung pada kecewaaaa. hanya ada satu video yang membantu:
https://www.youtube.com/watch?v=0aogIE_5s2M . tapi terkendala adanya alat yang digunakan. aku gapunya-_- yakali kan sedih ya udah nemu tapi gabisa.......
trus searching sana sini dibilang apple sendiri gatau gmn cara neg fix in ini kan... YAKALI coba deh yang bikin aja gatau cara ngatasinnya-_-
trus ada yang bilang bisa dimasukin iBox biaya service 150rb, penggantian simtray 300rb. mahal banget kan ya untuk ukuran simtray sekecil itu. yakan apple for premium user.
ada lagi yang bilang meskipun taruh service, service an gabakal buka itu ipad. jadi untuk software masih bisa diatasi di indo. tapi buat hardware harus kirim ke singapore. kebayang kan gmn ribet dan lamanya?
ada yang bilang meskipun send ke SG bakal diganti baru ipadnya.... masalah sekecil ini berdampak sangat besar-_-
eh tp ga segampang itu, ada yang bilang diganti ipad baru dengan menukar biaya 3/4nya. yaa itung2 beli baru kan jadinya...
trus tadi setelah ikhtiar berdoa dan tawakal. alhamdulilllah bisa keluar itu simcard. caranya?
1. make mika, coba masukin mika laminatingan di bagian simtray waktu abis push make clip kertas. kan abis di push dia agak keluar gitu kan simtraynya....
2. setelah agak keluar coba di cukit pelan-pelan make jarum, pelan2 aja jangan sampe kegores banyak. nah dengan sedikit doa bisa keluar kok simtraynya... selamat mencoba! semoga berhasil hehehehe
Senin, 21 April 2014
Cara cepet move on. 100% work.
Well.... Ini masa tersulit ya, ketika tau bahwa semua tak seindah yang diinginkan.
Mungkin udah prepare buat semuanya, tp gabisa jd nyata.
Oke, ini masa transisi yg sulit, kamu butuh untuk adaptasi ulang,
Kamu pasti ngerasa, dulunya gini, skrg akhirnya gini,
Dulu ada dia, skrg gaada.... Oh ok stop, dont be galau.
1. Niat! Bismillah, niat move on, udh jgn toleh ke belakang, kalo kata temen "gimana mau jalan lurus kalo kamu hadep spion terus"
2. Dekatkan diri dengan Allah
Mungkin ini salah satu cara-Nya untuk kamu kembali mengingatnya, Allah ngasi kamu cobaan ini biar kamu inget Dia, kami balik sama deket sama Allah, perbanyak istighfar.
3. Singkirkan barang2 yang bikin kamu inget sama dia
Tepi in dulu semua barang yang ada, yg bikin km inget sama dia. Barang2 yang pernah dikasi jgn dipandangin, buang aja kalo perlu.
4. Jangan buka sosmed!
Stoooopppppp. Mungkin ini hal yg baling sering dilakuin, masih sering stalking in dia, udah ya, stop. Jgn buka account dia, block kalo perlu, unfriend, everything.
5. Jauhin diri dr hp
Ya, hahaha kalo kamu tetep pegang hp bawaannya pgn sms mulu kan? Udh ya, stop dulu. Blokir aja nomernya. Jauhin hp, silent.
6.hangout bareng temen
7. Inget, kamu hidup di dunia untuk apa, untuk beribadah kepada-Nya bukan untuk galau. Cb inget2 lagi, pacaran banyak mudharatnya drpd manfaatnya, jadi kalo kamu udah diingetin Allah dengan cara putus, bersyukurlah, Allah ingin kamu terbebas dari dosa2 yg lebih parah lagi. Inget2 deh dosa apa aja yg udh km perbuat sama dia? Astaghfirullah.
8. Coba ambil foto kedua orang tua lalu cb renungin dalam hati kata2 ini "ya Allah, hamba telah mengecewakan mereka, kemana saja hamba selama ini, hamba bahkan jarang sekali memikirkan mereka ya Allah, padahal mereka selalu ada untuk hamba, mereka mendedikasikan hidup mereka untuk hamba, lalu kenapa hamba sekarang memikirkan orang yang jelas2 tidak membutuhkan hamba ya Allah, bahkan mungkin tidak memikirkan hamba." Coba inget2 balik lagi, sejak dahulu kamu selalu dilindungi dari gigitan nyamuk, kedua orang tuamu tidak mau anak mereka digigit nyamuk, akan tetapi, setelah kamu dewasa, kamu malah mengulurkan kulitmu kepada orang yang jelas2 bukan mukhrimmu, kau jabat tangannya, bahkan kau peluk dengan bangga. Betapa hancurnya hati kedua orang tuamu jika mereka tahu itu, peluk kedua orang tuamu, saya gi mereka. Inget kan dedikasimu ingin membahagiakan mereka? :)
9.Ok ini step yg menurutku paling ampuh, sholat taubatan nasuha.
Aku baca, fadhilah sholat taubat itu ngilangin beban, ngilangin stres, tekanan. Move on kan salah satu tekanan batin luar biasa.-. karena pada dasarnya manusia digerakan 80% oleh hati mereka(re:hati yg dimaksud adalah ginjal) sisanya otak, jadi ini bakal pengaruh sm psikis dan jasmani.
So its very work. Gatau cara sholat taubat? Diinternet banyak kok :)
Emng move on gak segampang temenmu ngomong, move on emng susah, ini aku sendiri jg lg dlm proses move on abis satu tahun barengan, jadi rasanya tiap inchi apa yg dilakuin selalunya flashback kebelakang. But, its live. You must keep moving. Dont to be so weak, inget, kamu punya Allah. Inget lagi apa tujuanmu hidup di dunia. Semoga bermanfaat.
Mungkin udah prepare buat semuanya, tp gabisa jd nyata.
Oke, ini masa transisi yg sulit, kamu butuh untuk adaptasi ulang,
Kamu pasti ngerasa, dulunya gini, skrg akhirnya gini,
Dulu ada dia, skrg gaada.... Oh ok stop, dont be galau.
1. Niat! Bismillah, niat move on, udh jgn toleh ke belakang, kalo kata temen "gimana mau jalan lurus kalo kamu hadep spion terus"
2. Dekatkan diri dengan Allah
Mungkin ini salah satu cara-Nya untuk kamu kembali mengingatnya, Allah ngasi kamu cobaan ini biar kamu inget Dia, kami balik sama deket sama Allah, perbanyak istighfar.
3. Singkirkan barang2 yang bikin kamu inget sama dia
Tepi in dulu semua barang yang ada, yg bikin km inget sama dia. Barang2 yang pernah dikasi jgn dipandangin, buang aja kalo perlu.
4. Jangan buka sosmed!
Stoooopppppp. Mungkin ini hal yg baling sering dilakuin, masih sering stalking in dia, udah ya, stop. Jgn buka account dia, block kalo perlu, unfriend, everything.
5. Jauhin diri dr hp
Ya, hahaha kalo kamu tetep pegang hp bawaannya pgn sms mulu kan? Udh ya, stop dulu. Blokir aja nomernya. Jauhin hp, silent.
6.hangout bareng temen
7. Inget, kamu hidup di dunia untuk apa, untuk beribadah kepada-Nya bukan untuk galau. Cb inget2 lagi, pacaran banyak mudharatnya drpd manfaatnya, jadi kalo kamu udah diingetin Allah dengan cara putus, bersyukurlah, Allah ingin kamu terbebas dari dosa2 yg lebih parah lagi. Inget2 deh dosa apa aja yg udh km perbuat sama dia? Astaghfirullah.
8. Coba ambil foto kedua orang tua lalu cb renungin dalam hati kata2 ini "ya Allah, hamba telah mengecewakan mereka, kemana saja hamba selama ini, hamba bahkan jarang sekali memikirkan mereka ya Allah, padahal mereka selalu ada untuk hamba, mereka mendedikasikan hidup mereka untuk hamba, lalu kenapa hamba sekarang memikirkan orang yang jelas2 tidak membutuhkan hamba ya Allah, bahkan mungkin tidak memikirkan hamba." Coba inget2 balik lagi, sejak dahulu kamu selalu dilindungi dari gigitan nyamuk, kedua orang tuamu tidak mau anak mereka digigit nyamuk, akan tetapi, setelah kamu dewasa, kamu malah mengulurkan kulitmu kepada orang yang jelas2 bukan mukhrimmu, kau jabat tangannya, bahkan kau peluk dengan bangga. Betapa hancurnya hati kedua orang tuamu jika mereka tahu itu, peluk kedua orang tuamu, saya gi mereka. Inget kan dedikasimu ingin membahagiakan mereka? :)
9.Ok ini step yg menurutku paling ampuh, sholat taubatan nasuha.
Aku baca, fadhilah sholat taubat itu ngilangin beban, ngilangin stres, tekanan. Move on kan salah satu tekanan batin luar biasa.-. karena pada dasarnya manusia digerakan 80% oleh hati mereka(re:hati yg dimaksud adalah ginjal) sisanya otak, jadi ini bakal pengaruh sm psikis dan jasmani.
So its very work. Gatau cara sholat taubat? Diinternet banyak kok :)
Emng move on gak segampang temenmu ngomong, move on emng susah, ini aku sendiri jg lg dlm proses move on abis satu tahun barengan, jadi rasanya tiap inchi apa yg dilakuin selalunya flashback kebelakang. But, its live. You must keep moving. Dont to be so weak, inget, kamu punya Allah. Inget lagi apa tujuanmu hidup di dunia. Semoga bermanfaat.
Kamis, 01 November 2012
Cara Downgrade iOS 6 ke iOS 5.1.1
Cara Downgrade iOS 6 ke iOS 5.1.1
Diposkan oleh hyllal apple
Cara Downgrade iOS 6 ke iOS 5.1.1 - Bagi anda yang telah melakukan Upgrade ke iOS 6 dan anda pun tidak merasa puas denga ios terbaru dari apple tersebut. meskipun iOS 6 di lengkapi dengan 200 fitur Terbaru tapi itu tidak menjamin seperti Facebook yang telah terintegrasi dengan ios, FaceTime yang over 3G. namun begitu banyak yang menyesal telah mengupgrade device mereka ke iOS 6, kenapa? karana banyak dari 200 fitur terbaru yang di sediakan apple hanya beberapa yang bisa di gunakan di indonesia lebih lengkapnya silahkan baca artikel saya yang ini :
Kelebihan Dan Kekurangan iOS 6
Bagi anda yang terbiasa dengan device jailbreak rasanya begitu aneh menggunakan perangkat anda tanpa jailbreak, nah postingan kali ini akan membahas cara Downgrade iOS 6 ke iOS 5.1.1 dan anda pun bisa melakukan jailbreak pada device anda dengan ios .5.1.1
Untuk Jailbreak iOS 5.1.1 silahkan ke Halaman ini
Cara Jailbreak iOS 5.1.1 Untethered Menggunakan Absinthe 2.0.4 -
Catatan : Saya sepenuhnya tidak bertanggung Jawab atas kerusakan Yang terjadi device anda.
Cara Downgrade iOS 6 ke iOS 5.1.1 -
1 Silahkan Dowload iOS 5.1.1 Disini :
Kumpulan Apple Firmwares Untuk iPhone,iPad,iPOD
2. Masukan Device anda ke dalam DFU mode Caranya silahkan liat disini
Penjelasan Recovery Mode dan DFU mode
Atau
Untuk masuk ke DFU Mode:
•Hubungkan iDevices ke komputer
•Matikan iDevices
•Tekan dan tahan tombol Power selama 3 detik
•Tanpa melepaskan tombol Power, Tekan dan tahan tombol Home selama 10 detik
•Lepaskan tombol Power sambil tetap menekan tombol Home
•Tetap tahan tombol Home sampai muncul pemberitahuan dari iTunes yang artinya iDevices Anda terdeteksi sebagai Recovery Mode
3. Ikuti Langkah-langkah ini
•Untuk Windows - Tekan & tahan tombol Shift dan kemudian klik tombol "Restore".
•Untuk Mac OS X - Tekan & tahan tombol Option dan kemudian klik tombol "Restore".
4. Cari file IPSW yang telah kita anda download tadi trus klik" Open". Seacara Otomatis Itunes akan memperbaharui perangkat anda dengan IPSW yang baru :D Proeses ini biasa memakan waktu sekitar 10-20 menit. Jadi sabar saja.
5. Semoga dengan cara ini anda bisa melakukan Downgrade iOS anda :D
Langganan:
Postingan (Atom)
